Bahaya menggunakan hp sambil mengemudi

Setelah sekian lama tidak ngeblog karna kegiatan yang padat, hari ini alhamdulillah ada waktu yang dapat digunakan untuk mengupdate lagi tulisan setelah kurang lebih setahun lalu mengupload tulisan orang. (hah, upload).yah itulah yang dapat saya lakukan karena belum bisa produktif membuat tulisan. Tapi ya tidak bisa terus2an begitu, makanya ini saya mau mulai lagi untuk menulis. Tulisan saya mengenai sebuah acara telefisi yang membahas mengenai bahayanya menggunakan hp pada saat berkendara, baik itu sms apalagi telpon.

Tiap pagi saya pergi ke ke kantor (di sebuah rumah sakit di yogya), sering saya berpapasan dengan orang yang sambil berkendara, tapi tangannya juga asik memencet keyped dari hp nya, saking asiknya tidak jarang yang perlahan tapi pasti membawa kendaraannya ke tengah jalan. entah motor  ataupun mobil. sepintas yang ada dalam pikiran saya, ber pikir, bahwa orang-orang egois ini tidak pernah memikirkan apa akibatnya apabila  karena terlalu asik sms atau nelpon, dapat menabrak orang ataupun benda yang ada disekitar jalan. Akibatnya, bisa saja yang ditabrak meninggal dunia. Meski di hampir tiap perempatan bang jo (lampu lalu lintas yang merah kuning ijo itu lho, di pasar, eh di perempatan jalan) sudah banyak tulisan dan himbauan dari polisi bahwa bahanya nyetir sambil mengemudi, tapi kayaknya tidak menjadi perhatian serius. Apalagi, orang jogja khususnya (karena saya di jogja) mulai kreatif – kreatif, sering saya liat hp nya di selipkan di antara helm dan daun telinganya, belum lagi tambah megang rokok di tangan kiri ( wah tinggal tambah teh tuubruk di dasbor motor, jadi deh warung kucingan berjalan).  Apa mereka tau tidak ya, akibat buruknya jika melakukan hal2 tadi, atau sudah tau tapi acuh tak acuh aja. untuk lebih jelasnya, saya akan cerita mengenai tayanga di tv tadi, nama acaranya Opr@ah ….

Dalam acara itu kebetulan pada hari itu juga (hari apa ya, lupa) khusus membahas mengenai resiko orang mengemudi sambil melakukan aktifitas yang dapat mengganggu konsentrasi dalam berkendara. Yang dibahas yaitu mengenai sms dan telpon pada saat mengemudi. Uniknya tidak hanya membahas secara teori seperti yang sering kita liat di perempatan jalan tadi, tapi juga mengundang orang2 yang menjadi korban dari perilaku berkendara sambil sms/telpon. Semua korbannya meninggal dunia, saya lupa berapa. Tapi dalam acara ini,keluarga yang diundang, tidak hanya yang menjadi korban tabrakan karena yang menabrak itu sedang sms sambil mengemudi, tapi juga keluarga yang salah satu anggota keluarganya meninggal kecelakaan karena ditabrak akibat tidak memperhatikan jalan dengan baik karena sedang sms. Keluarga2 yang hadir juga terbawa emosi terhadap para pelaku, tapi menariknya ada satu pelaku sempat diwawancarai  di acara itu, bagaimana dia menabrak sebuah mobil (karna di amerika bawaannya kebanyakan mobil ya) yang melintas dengan sangat keras sehingga pengemudinya sampai meninggal dunia. dia sendiri harus berurusan dengan pihak berwajib dan terpaksa mendekam di penjara selama beberapa tahun. Dan tidak bisa banyak berkata ketika dihadapkan kepada keluarga korban. Sejak saat itu dia tidak pernah lagi mengemudi sambil sms /telpon. Ada lagi seorang ibu yang meninggal ditabrak sebuah truk, karena sang ibu asik menggunakan hpnya, sehingga ketika melewati perempatan tidak liat2 dulu, sedang dari posisi yang berlawanan ada sebuah truk yang akan melintas, dan tabrakan pun tidak bisa dihindari. yah itu sekelumit cerita dari para korban dan penyebab kecelakaan itu.

Setelah mendengarkan pengalaman dari para narasumber, acara itu dilanjutkan dengan pengujian kepada 3 orang yang mengaku sangat terampil dalam menggunakan hp meskipun sedang mengemudi. ketiga tiganya meyakinkan penguji bahwa dia sangat ahli dalam menggunakan hp meski sedang mengemudi. Tesnya dilakukan sepeti tes kita di indonesia kalo mau dapet sim A, bedanya mobilnya dilengkapi dengan sensor untuk menunjukkan seberapa lama waktu yang dibutuhkan pengemudi untuk mengerem ketika melihat ada penghalang di hadapannya. dan tiap pengemudi juga diminta untuk mengemudi sambil menggunakan hp.

Hasilnya cukup menarik, karena dari ke tiga peserta semuanya beresiko sangat tinggi menyebabkan kematian, baik bagi pengemudi lain maupun pengemudi itu sendiri. Semua peserta juga akhirnya mengakui, bahwa kebiasaannya selama ini dapat saja menyebabkan bahaya bagi pengemudi lain.

diakhir acara, dipanggillah orang yang memberikan ide uji mengemudi sambil menggunakan hp. bahwa orang yang mengemudi sambil telpon (pake earphone sekalipun) potensi kecelakaannya  4 kali lebih besar daripada yang berkendara fokus. hal ini dikarenakan orang yang sedang nelpon sambil mengemudi, sebagian konsentrasinya pindah ke orang yang diajak berbicara, memang jalanannya tetap dilihat, tapi fokusnya menurun, sehingga benda2 sekitar jalan dapat saja menjadi hilang, misal polantas, orang yang menyebrang, ataupun atribut sekitar jalan yang tidak terlalu besar. sedang kalo mengemudi sambil sms itu 8 kali lebih besar menyebabkan kecelakaan.alasannya sudah jelas, sering karena sms kita jadi sering juga melihat hp, sehingga pengamatan jalan jadi tidak awas.salah satu peserta bahkan menuliskan peringatan di kaca belakang mobilnya, (saya lupa tulisannya, tapi intinya mengemudi sambil ber hp ria telah menyebabkan salah satu keluarganya meninggal ditabrak). dan dia selalu mencoba berada di depan mobil yang dia lihat pengemudinya sedang menggunakan hp. kadang ada yang langsung mengakhiri, tapi ada juga yang dengan egoisnya acuh.

Nah itu tadi sekelumit cerita mengenai sebuah acara di televisi. Terbukti atau tidak, sudah semestinya bagi kita untuk lebih berhati-hati ketika dijalan. Mungkin tangan kita masih gatal ketika di jalan hp berdering, tapi ada baiknya menunggu sampai di tempat tujuan dahulu baru lihat hp anda. Orang yang menghubungi anda dapat menunggu anda. jangan sampai hanya karena tidak mau bersabar beberapa menit atau jam, nyawa manuasia yang tidak bersalah hilang selama-lamanya. bagaimana perasaan anda apabila suami/istri/anak anda meninggal dunia karena ditabrak orang yang sedang sms ria.tanyakan pada diri anda sendiri. mudah -mudahan tulisan ini bermanfaat.

About abufadilah

Lahir di Kota Bontang, Kalimantan Timur,Pendidikan dari TK, SD, SMP, dan SMA semua di kampung halaman. Perantauan pertama setelah lulus SMA, untuk melanjutkan kuliah di Yogyakarta. Saya kuliah di Universitas Islam Indonesia. Di kampus ini jenjang pendidikan S1 dan S2 saya selesaikan. Blog ini sekedar mengisi waktu rehat, juga mencoba membagikan ilmu-ilmu yang saya dapatkan selama kuliah dulu,serta beberapa ilmu lainnya yang mudah2an dapat bermanfaat buat pengunjung. Mungkin itu dulu saja sebagai perkenalan saya, untuk surat menyurat dapat mengirimkan via email ke elvan.listiawan@gmail.com
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Bahaya menggunakan hp sambil mengemudi

  1. andixept says:

    kerjaan yang sering aku lakukan😛

    ups..ada blog jua ternyata. baru ketemu. aku add di blogku yap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s